{"id":902,"date":"2020-04-27T03:01:44","date_gmt":"2020-04-27T03:01:44","guid":{"rendered":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/?p=902"},"modified":"2020-04-27T03:01:46","modified_gmt":"2020-04-27T03:01:46","slug":"kebijakan-pemerintah-dalam-mengatasi-covid-19-di-bidang-industri-penerbangan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/?p=902","title":{"rendered":"Kebijakan Pemerintah dalam mengatasi Covid 19 di Bidang Industri Penerbangan Nasional"},"content":{"rendered":"\n<p> Kemarin petang Minggu tanggal 26 April 2020 telah diselenggarakan diskusi dalam format\u00a0<em>meeting zoom<\/em>\u00a0tentang larangan terbang dan potensi bangkrutnya Maskapai Penerbangan.\u00a0\u00a0 Moderator diskusi adalah Achmad Nur Hidayat, pengamat kebijakan publik bertindak sebagai tuan rumah\u00a0<em>meeting zoom<\/em>\u00a0yang diselenggarakan oleh Narasi Institute.\u00a0 \u00a0Nara sumber terdiri dari Chappy Hakim (KSAU 2002 \u2013 2005) dari Pusat Studi Air Power Indonesia, mantan Ketua Timnas EKKT (Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi)\u00a0 serta Andri BS Sudibyo Anggota KEIN 2014-2019 \u2013 CEO Airbus Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/EWc64bSUcAAhFeC?format=jpg&amp;name=medium\" alt=\"Image\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Diskusi diawali\ndengan kata pengantar oleh tuan rumah dan kemudian dilanjutkan dengan paparan\nawal oleh kedua narasumber.&nbsp;&nbsp; Chappy Hakim menjelaskan secara garis\nbesar tentang betapa pentingnya jejaring perhubungan udara di sebuah negara\nyang demikian besar,luas dan berujud kepulauan seperti Indonesia.&nbsp;&nbsp;\nPenting yang tidak hanya peranannya sebagai sebuah moda pelayanan fasilitas\ntransportasi untuk masyarakan akan tetapi juga bagi kepentingan dukungan\nadminstrasi logistik dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan bagi\nkelangsungan NKRI.&nbsp;&nbsp; Dengan demikian, maka dalam ancaman kebangkrutan\nMaskapai Penerbangan ketika menghadapi kasus wabah Covdi 19 sekarang ini, sudah\nsepatutnya Industri Penerbangan kita memperoleh perhatian yang serius dari\npemerintah.&nbsp;&nbsp; Ancaman kebangkrutan Maskapai Penerbangan yang dilansir\noleh&nbsp;<em>CAPA (Center for Asia Pacific\nAviation)<\/em>&nbsp;Australia bahkan menjelaskan bahwa apabila tidak ada\ncampur tangan pemerintah yang segera, maka dalam akhir bulan Mei nanti semua\nMaskapai Penerbangan akan mengalami kebangkrutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Andri BS Sudibyo\nmenekankan peranan angkutan udara yang bahkan ditingkat global peranannya\nsangat dominan sebagai \u201c<em>global\nsupply chain\u201d<\/em>&nbsp;yang sangat menentukan putaran roda ekonomi\ndunia.&nbsp;&nbsp; Ditekankan juga tentang bagaimana pemerintahan beberapa\nnegara terutama Amerika Serikat yang sejak awal Pandemi Covid 19 telah dengan\nsegera menggelontorkan paket bantuan miliaran US Dollar bagi industri\npenerbangan nasionalnya sebagai langkah pengamanan dan penyelamatan\n&nbsp;sektor ekonomi nasional Amerika Serikat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian\ndari langkah penting menghadapi bahaya Virus Covid 19, Pemerintah Indonesia\nmelalui Kementrian Perhubungan telah mengeluarkan perintah larangan terbang\npesawat sipil komersial yang membawa penumpang sejak tanggal 24 April hingga 1\nJuni 2020.&nbsp;&nbsp; Larangan terbang dimaksud tertuang dalam Peraturan\nMenteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 berikut beberapa penjelasannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu,\npemerintah Amerika Serikat telah dinilai mengambil sebuah keputusan yang sangat\ncepat dalam menghadapi ancaman Covid 19 yang bersama senat AS berhasil\nmeloloskan sebuah stimulus terbesar sepanjang sejarah Amerika.&nbsp;&nbsp;\nStimulus yang berupa paket bantuan yang sebagian besar langsung digelontorkan\nbagi kepentingan dari kelangsungan hidup industri penerbangannya.&nbsp;&nbsp;\nMaskapai penerbangan sipil komersial memperoleh paket bantuan sebesar 25 miliar\nUSD.&nbsp; Dalam hal ini AS telah memandang industri penerbangan sebagai salah\nsatu \u201ckunci penting\u201d dalam kelangsungan hidup negaranya. &nbsp;Tentu saja paket\nbantuan tersebut diberikan dengan banyak persyaratan yang sangat mengikat,\nantara lain Maskapai Penerbangan tidak diperkenankan memutus hubungan kerja\n(PHK) bagi karyawannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kabar lain\ntentang merebaknya Covid 19 yang merambah industri penerbangan datang dari\nAustralia. Maskapai penerbangan Virgin Australia menyatakan bangkrut, setelah\npengajuan paket bantuannya kepada pemerintah Australia ditolak.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah\njalannya diskusi yang mengerucut kepada sebuah kesimpulan sementara, bahwa\nindustri penerbangan di Indonesia memegang peranan yang sangat\ndominan.&nbsp;&nbsp; Jaringan perhubungan udara telah dipahami benar telah\nmenempatkan dirinya sebagai bagian penting dari perputaran roda gigi\n&nbsp;perekonomian nasional.&nbsp;&nbsp; Tidak hanya sebagai fasilitas transportasi\nmasyarakat luas akan tetapi juga sebagai tulang punggung dari fungsi tata\nkelola pemerintahan dalam angkutan yang berkait dengan dukungan adminstrasi\nlogistik termasuk sembako bagi eksistensi kehidupan Indonesia sebagai sebuah\nnegara berdaulat.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada posisi yang\nlain&nbsp;<em>National Air Transportation\nsystem<\/em>&nbsp;di Indonesia adalah juga merupakan sub system dari\nsistem yang jauh lebih besar yaitu<em>&nbsp;Global\nAir Transportation System<\/em>&nbsp;dibawah naungan ICAO (<em>International Civil Aviation\nOrganization<\/em>).&nbsp; Sistem inilah yang &nbsp;antara lain berperan\nsebagai pemain inti pada mekanisme&nbsp;<em>\u201cglobal supply chain\u201d<\/em>&nbsp;yang sangat\nmenentukan putaran roda ekonomi dunia.&nbsp;&nbsp; Dengan demikian , maka sudah\nsewajarnya kini pemerintah Indonesia harus segera memikirkan langkah strategis\nbagi industri penerbangan nasional. Prioritas utama adalah \u201cpaket bantuan\u201d bagi\npenyelamatan Maskapai Penerbangan sipil komersial dari ancaman kebangkrutan\nyang sudah menunggu diambang pintu ditengah turbulensi wabah Covid 19 sekarang\nini.<\/p>\n\n\n\n<p>Keputusan ditingkat strategis menyangkut kebijakan dibidang penerbangan dan kedirgantaraan yang \u00a0sangat melekat dengan masalah teknikal dan teknologis sifatnya pasti memerlukan masukan yang tepat dari sumber yang kompeten.\u00a0\u00a0 Banyak harapan, bahwa pemerintah dalam hal ini sudah saatnya untuk memiliki badan\u00a0<em>\u201cthink tank\u201d<\/em>\u00a0sektor kedirgantaraan yang dapat berkontribusi aktif dalam proses pengambilan keputusan.\u00a0\u00a0 Minimal DEPANRI (Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI) dapat dihidupkan kembali untuk dapat memainkan peranannya ditingkat pengambilan keputusan strategis. \u00a0Semoga langkah-langkah selanjutnya dari pemerintah dan kita semua dalam menggerakkan kebersamaan menghadapi wabah virus Covid 19 dapat segera membawa hasil yang positif , Amin YRA. <\/p>\n\n\n\n<p> Selamat Berjuang ! <\/p>\n\n\n\n<p><strong>For the Fighting Nation There\nis no Journey\u2019s End (Ir.Soekarno)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Nenek Moyangku Orang Pelaut, Anak Cucuku Insan Dirgantara.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Jakarta\n27 April 2020<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Chappy Hakim<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Chairman CSE Aviation Consultant \/ Pusat Studi Air Power Indonesia<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: (<a href=\"http:\/\/www.chappyhakim.com\/kebijakan-pemerintah-dalam-mengatasi-covid-19-di-bidang-industri-penerbangan-nasional\/\">http:\/\/www.chappyhakim.com\/kebijakan-pemerintah-dalam-mengatasi-covid-19-di-bidang-industri-penerbangan-nasional\/<\/a>) <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemarin petang Minggu tanggal 26 April 2020 telah diselenggarakan diskusi dalam format\u00a0meeting zoom\u00a0tentang larangan terbang dan potensi bangkrutnya Maskapai Penerbangan.\u00a0\u00a0 Moderator diskusi adalah Achmad Nur Hidayat, pengamat kebijakan publik bertindak\u2026 <a href=\"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/?p=902\" class=\"read-more-link\">read more &rarr;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,16,6],"tags":[86,66,131,39],"class_list":["post-902","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-media-coverage","category-news","tag-consultant","tag-aviation","tag-covid19","tag-cse-aviation"],"views":4284,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/902","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=902"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/902\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":903,"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/902\/revisions\/903"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.cse-aviation.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}